Obat-obatan Tradisional Indonesia

Indonesia memiliki banyak sekali jenis obat-obatan tradisional. Sejak jaman dulu, masyarakat Indonesia sudah terbiasa menggunakan banyak tanaman tradisional untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit. Sampai saat ini dimana teknologi kedokteran sudah sangat maju, pesona obat tradisional tetap tidak pernah pudar. Banyak yang senang dengan ramuan dari obat tradisional karena selain harganya cukup terjangkau, bisa dibuat sendiri juga bisa di dapatkan dimana saja. Hanya saja pengobatan dengan menggunakan bahan tradisional memerlukan waktu sehingga penyembuhan yang akan terjadi tidak secara instant seperti yang sering terjadi pada konsumsi obat kimia. Untuk Anda yang senang dengan obat tradisional maka harus mau bersabar dalam menunggu proses penyembuhan.

obat tradisional indonesia

Daftar Obat-obatan Tradisional

Beruntungnya Anda berada di tanah air Indonesia karena kekayaan alam yang luar biasa besar. Banyak sekali daftar nama obat-obatan tradisional yang dengan mudah bisa di dapatkan bahkan tumbuh dengan liar di sekitar pekarangan rumah. Saat ini program pemerintah menggalakan tanaman sehat sebagai apotek obat keluarga. Untuk penyakit-penyakit ringan dan sederhana maka penggunaan obat tradisional sangat membantu dan justru membuat tubuh menjadi sehat karena tanpa paparan obat kimia secara terus menerus yang berbahaya bagi organ tubuh lainnya.

Berikut daftar nama obat-obatan tradisional yang mungkin suatu saat akan bermanfaat bagi hidup Anda dan keluarga:

  • Akar Wangi

Tanaman ini memiliki bentuk fisik seperti tumbuhan rumput hanya saja bisa bertahan hidup hingga bertahun-tahun. Tinggi akar wangi bisa mencapai 1 meter lebih. Untuk ciri lainnya, tekstur batang tanaman ini termasuk lunak namun tidak lembek. Batangnya juga memiliki ruas-ruas di dalamnya dengan warna putih. Akar wangi walaupun memiliki bentuk seperti rumput namun masih memiliki daun dengan type tunggal. Daunnya berbentuk runcing pada bagian ujungnya dan berbentuk seperti pita.

Pada bagian pelebah tanaman ini berbentuk seperti melengkung dengan warna bercampur antara hijau dan semburat putih. Jenis akar tanaman ini berbentuk serabut. Yang digunakan dari tanaman ini adalah bagian akarnya dan juga sari minyak atsirinya. Tanaman akar wangi ini memiliki fungsi untuk mengobati penyakit seperti bau mulut dan juga rheumatic. Cara konsumsinya adalah dengan merebusnya lalu meminum air rebusannya tanpa ampas.

  • Asam Jawa

Obat-obatan tradisional yang kedua bernama Asam Jawa. Tanaman ini cukup populer di Indonesia. Asam Jawa termasuk salah satu jenis tanaman yang memiliki type buah polong. Pohon asam jawa bisa tumbuh besar dan batangnya sangat keras juga rindang. Daun tanaman ini memiliki panjang sekitar 17 cm per helainya. Itulah kenapa jika siang hari duduk di  bawah tanaman asam jawa maka akan terasa sangat sejuk dan rindang sekali. Tanaman ini memiliki bunga yang memiliki warna kuning bercampur kemerahan. Untuk buahnya sendiri memiliki rasa manis keasaman dengan warna cokelat. Uniknya, pada bagian dalam buah ini ada sedikit daging dengan beberapa buah biji.

Buah asam ini juga dikenal dengan nama lain tamarind atau juga asem. Untuk beberapa manfaat dari tanaman asam jawa antara lain sebagai obat untuk penyakit asma, penyakit batuk kering, demam, sakit panas, rheumatic, sakit perut, alergi atau dalam bahasa jawa sering disebut dengan nama biduren, sariawan, luka baru ringan, memperkuat akar rambut, dll. Cara mengolahnya cukup mudah dengan mengoleskan daging buahnya atau sarinya untuk bagian luar tubuh atau merebus dan meminum airnya untuk pengobatan dalam.

  • Temulawak

Berikutnya ada temulawak untuk obat-obatan tradisional yang bisa dimanfaatkan untuk Anda. Temulawak juga dikenal dengan nama latin curcuma xanthorrhiza. Tanaman ini sangat terkenal di Indonesia dan dipercaya mampu mengobati banyak penyakit. Biasanya tanaman ini tumbuh di daerah hutan dengan type tropis. Selain itu di tanah yang cukup gembur, temulawak juga sangat baik pertumbuhannya karena bisa berukuran besar. Tumbuhan ini bisa bertumbuh terus setinggi 2 meter dan termasuk dalam daftar tanaman herbal. Yang khas dari tanaman ini adalah daging pada rimpang yang berwarna kuning mirip dengan kunyit namun memiliki bau khas yang cukup tajam.

Untuk pengobatan dengan obat-obatan tradisional bernama temulawak ini biasanya bermanfaat bagi menjaga kesehatan hati, penyakit ginjal, asma, sakit kepala dan juga masuk angin, maag, nyeri perut karena haid pada perempuan, melancarkan produksi Air Susu Ibu, memperlancar buang air besar, menaikkan nafsu makan pada anak-anak. Temulawak berkhasiat juga sebagai anti peradangan dan anti keracunan empedu.

  • Daun Dewa

Berikutnya ada daun dewa untuk obat-obatan tradisional yang juga memiliki banyak khasiat bagi tubuh manusia. Daun ini memiliki ciri khas batang muda dengan daun yang berwarna hijau. Bentuknya memanjang dengan warna tengguli namun bisa memiliki banyak cabang batang jika sudah berusia sedikit tua. Biasanya banyak yang menanam daun dewa ini di pekarangan rumahnya karena memang bisa tumbuh sangat mudah.

Manfaat untuk daun dewa sebagai obat-obatan tradisional adalah untuk mengatasi penyakit seperti muntah darah, terlambat datang bulan atau haid tidak teratur, patah tulang, pendarahan, luka memar akibat terpukul, mimisan, infeksi pada bagian kerongkongan, pendarahan setelah ibu melahirkan, pembekuan darah, dll. Tanaman ini bisa dipakai seluruh bagiannya dan memiliki manfaat yang baik. Daunnya juga berkhasiat untuk mengobati akibat digigit hewan yang berbisa.

  • Cengkeh

Siapa yang tidak kenal dengan obat-obatan tradisional yang bernama cengkeh? Selain digunakan sebagai obat tradisional tanaman ini juga banyak digunakan sebagai tambahan bumbu masak oleh ibu rumah tangga. Tanaman bernama cengkeh ini sangat unik karena tumbuhan ini bisa bertahan hingga usia ratusan tahun. Cengkeh sendiri adalah salah satu jenis tanaman perdu. Pohon cengkeh sendiri baru akan berbuah setelah menginjak usia antara 4 hingga 7 tahun. Cukup lama bukan? Tidak heran harga cengkeh sangat berpengaruh di pasaran.

Untuk tumbuh dan berkembang dengan baik, pohon cengkeh harus mendapatkan asupan yang cukup untuk jumlah air dan juga sinar matahari. Beberapa jenis penyakit yang bisa diobati dengan menggunakan cengkeh adalah sakit kolera, campak, membantu alis mata untuk tampak lebih hitam dan lebat, memperbaiki denyut pada jantung, menghangatkan tubuh, dll.

Beberapa daftar nama obat tradisional diatas sangat mudah untuk di dapatkan di Indonesia. Biasanya hampir semua pasar tradisional menjual bahan tradisional seperti itu. Harganya rata-rata juga cukup terjangkau sehingga memang sangat recommended untuk Anda gunakan. Hanya saja disaat Anda menderita penyakit kronis dan akan mengonsumsi obat-obatan tradisional jangan lupa konsultasikan kondisi Anda terlebih dahulu dengan dokter terkait. Dengan demikian konsumsi ramuan herbal tidak akan menyalahi aturan dokter dan tidak malah memperburuk kondisi kesehatan Anda. Ingat juga bahwa konsumsi ramuan herbal jangan sampai minum ampasnya karena akan memperberat kerja ginjal dan hati. Cukup konsumsi airnya saja secara teratur sesuai dengan jenis penyakit Anda.

Obat-obatan Tradisional Indonesia | fuad | 4.5