4 Jenis Tanaman Obat Keluarga dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Indonesia adalah negara yang kaya akan aneka ragam flora maupun fauna. Untuk jenis flora atau tumbuh-tumbuhan diantaranya ada yang memiliki khasiat khusus dalam bidang kesehatan maupun kedokteran. Beberapa tanaman biasa dimanfaatkan untuk penyembuhan dari berbagai macam jenis penyakit, baik penyakit yang berskala ringan ataupun yang sudah memasuki fase berat.  Secara turun temurun dari generasi ke generasi kita mewarisi pengetahuan nenek moyang akan Tanaman obat keluarga yang dapat kita manfaatkan dari lingkungan sekitar kita.

Apa saja jenis tanaman obat keluarga yang dapat dimanfaatkan?

Dalam kehidupan sehari-hari kita pasti pernah mendengar ataupun diajarkan mengenai apa itu Tanaman obat keluarga biasa disingkat dengan nama Toga. Selain murah tentunya dengan menanam beberapa jenis tanaman ini, kita dapat langsung merasakan manfaatnya dibalik nilai estetika yang didapatkan. Berikut adalah beberapa contoh dan juga manfaatnya.

  1. Jahe ( Zingiber officinale )

jahe

Jahe banyak dimanfaatkan untuk bumbu penyedap, minuman kesehatan, atau sekedar minuman penghangat badan pada saat cuaca dingin yang banyak dijual di warung dan angkringan dalam bentuk tradisional maupun modern dalam kemasan serbuk sachet. Jahe sangat bermanfaat untuk meredakan batuk, meningkatkan imunitas tubuh terhadap penyakit, mengatasi masuk angin, sakit kepala, mengurangi efek mabuk darat, laut, obat untuk luka memar serta menghambat oksidasi kolesterol dalam tubuh.

Tidak ada salahnya kita menyempatkan diri untuk menanamnya di sekitar pekarangan rumah sebagai Tanaman obat keluarga yang dapat kita manfaatkan sewaktu-waktu. Cara mengolah jahe pun sangat sederhana, cukup menumbuknya halus, seduh dengan air panas, tunggu hingga jahe mengendap, minum selagi hangat.

  1. Daun Dewa ( Gynura divaricata )

daun-dewa

Daun dewa sebagai Tanaman obat keluarga memiliki berbagai macam khasiat, mulai dari akar sampai daun, serta dapat digunakan sebagai sayur lalapan. Kandungan minyak atsiri, flavonoid, dan saponin membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit. Khasiat daun dewa diantaranya adalah melancarkan aliran darah, sebagai penetral racun dalam tubuh atau memiliki fungsi detoksifikasi, meredakan demam tinggi, menurunkan tekanan darah tinggi, obat diabetes, pereda nyeri atau memar.

Cara memanfaatkannya adalah dengan merebus 7 lembar daun dewa dengan 3 gelas air tunggu hingga air rebusan menyusut menjadi setengah, saring kemudian minum pagi dan sore hari setelah makan.

  1. Brotowali ( Tinospora tubercular bumee )

brotowali

Termasuk Tanaman obat keluarga yang sering ditanam, karena banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Brotowali sangat berkhasiat untuk penyembuhan luka, mengatasi penyakit kulit, menurunkan demam, mengobati diabetes dan juga reumatik.

Mengolahnya sangat sederhana, potong brotowali menjadi ukuran 2 cm, tambahkan  4 gelas air kemudian rebus hingga menyisakan setengah bagian air. Saring dan minum di waktu pagi sebelum beraktivitas dan malam sebelum tidur. Usahakan meminumnya dalam keadaan perut yang telah terisi.

  1. Daun Kemangi ( Ocimum citrodum )

daun-kemangi

Khasiat daun kemangi adalah sebagai penguat sistem imune tubuh, menambah stamina pria dewasa, mencegah kemandulan, antiseptik alami jika mengalami luka dan pendarahan, memperbaiki fungsi hati, mencegah osteoporosis, mencegah timbulnya bau badan tak sedap, menurunkan kadar gula dalam darah, memperlancar asi, dan menghilangkan jerawat pada wajah. Daun kemangi ini cukup dicuci bersih kemudian langsung dikonsumsi sebagai lalapan tanpa harus mengolahnya terlebih dahulu, mudah bukan Selamat mencoba.

Dengan mencegah dan mengantisipasi suatu penyakit sejak dini  tanpa menunggu penyakit itu menyerang merupakan suatu pilihan yang bijak. Cukup menggunakan beberapa contoh Tanaman obat keluarga diatas kita dapat mencegah maupun mengobati berbagai penyakit dengan sarana dan cara yang mudah serta murah.

4 Jenis Tanaman Obat Keluarga dan Manfaatnya untuk Kesehatan | fuad | 4.5